Pengalaman Menggunakan Azure Virtual Machine

Firmansyah Yanuar
3 min readFeb 26, 2021

Sekitar Oktober 2020 adalah pertama kali aku menggunakan virtual machine. Pengalaman itu jatuh kepada Azure karena sebelumnya aku tahu ada kakak tingkatku menggunakan Azure untuk deploy websitenya. Keren sumpah, punya website yang aktif terus, bisa diakses internet terus-terusan. Pada bulan itu akhirnya aku memutuskan untuk mengeksplorasi website Azure kebetulan ada project juga yang butuh VPS.

Setelah eksplorasi akhirnya aku dapat membuat virtual machine dengan OS Ubuntu dan GRATIS! Aku mendapatkan VPS gratis ini melalui akun student dari kampus. Jadi tinggal daftar pake email kampus dan dapet $100 credit azure secara gratis. Credit ini bisa dipakai apa aja selama satu tahun. Sebenernya agak nyesel sih karena artinya pada Oktober 2021 aku tidak punya VPS gratis lagi. Jadi mau gak mau aku harus memanfaatkan VPS gratis ini selama satu tahun.

Bulan Januari 2021, aku membuat website pribadiku fyfirman.tech dan linktree pribadi di link.fyfirman.tech. Website ini di deploy di VM Azure yang aku buat oktorber lalu itu. Setelah beberapa minggu berjalan aku agak sedikit terkejut karena credit azure ku hanya berkurang sekitar $3.

Setelah dua bulan punya dua website di Azure, terpaksa aku harus memindahkan fyfirman.tech ke ECS Alibaba karena website tersebut aku ikut sertakan di lomba Re-Cloud. Sehingga cuman ada link.fyfirman.tech dan ada beberapa website coba-coba.

Hingga tiba-lah di Jumat, 26 Februari dimana aku menulis artikel ini. Aku berencana untuk mengupdate website link.fyfirman.tech namun selalu stuck di proses build (gatsby build). Aku sempat mengira memang proses build nya yang gagal, namun ada sedikit keganjalan dimana terminal ssh yang aku jalankan lebih ‘nge-lag’ daripada biasanya.

Setelah ditelusuri ternyata ada isu koneksi antara internet yang aku gunakan dengan Azure. Sampe-sampe VM nya gak bisa diakses (Request Time Out) dan link.fyfirman.tech terbengkalai (403). Entah ini gara-gara Indihome yang membatasi kecepatan internet keluar atau memang Azure yang salah. Kalo menurutku sih, keduanya. Ketika aku mencoba ganti koneksi, aku berhasil connect ke Azure namun tetap lambat dan sering terputus tiba-tiba. Jadi malam ini aku berencana untuk migrasi ke Alibaba. Terimakasih Azure.

System Failure. RAM habis!

monitoring VPS Azure
monitoring Azure VM

Setelah beberapa jam, ternyata bukan masalah koneksi tapi masalah dimana VM yang aku buat failure akibat semua resources nya kemakan terutama RAM. RAM nya habis ketika dijalankan command npm install . Cuman itu aja ternyata bisa berat ya. Jadi paham banget begitu revolusioner arsitektur microservices untuk memecah proses besar menjadi proses-proses kecil.

Karena penyebabnya itu resources nya yang kurang, jadi solusinya adalah upgrade VM nya. Aku menambahkan RAM 1GB disini, jadi total VM nya sekarang 2GB.

Kesimpulannya, Azure bukan masalah bagiku. Tetapi memang aku yang tak pandai memantau resources yang aku punya dan tak tahu penyebabnya apa. Thanks to Azure yang telah memberikanku VM gratis.

--

--

Firmansyah Yanuar

katanya sih developer, tapi suka greget sama desain dan pengen jualan...